Bandung – UPI , pelaksanaan forum group discussion (fgd) dilakukan pada tanggal 1 Agustus 2021, fgd sesi kedua ini merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan fgd sebelumnya yang dilaksanakan bersama alumni Ilmu Komunikasi upi. Dalam pertemuan kali ini pihak jurusan mengundang beberapa praktisi untuk memberikan saran terkait pengembangan kurikulum bagi program studi ilmu komunikasi itu sendiri.

Adapun tiga narasumber yang terlibat diantaranya yaitu Erwin Kustiman sebagai praktisi pada bidang jurnalistik, adapula kang Dadan selaku praktisi sekaligus dosen di bidang penyiaran, dan terakhir ada firman hidatat yang merupakan perwakilan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Riset Pengembangan dan Teknologi.

Setelah pembukaan fgd dan pemberian gambaran mengenai kurikulum terbaru telah disampaikan, masukan pertama datang dari pak Erwin “dalam bidang jurnalistik mahasiswa dituntut untuk bisa membuat berita di berbagai faktor, selain itu karena proses digitalisasi, adanya kemungkinan mahasiswa bisa membuat media sendiri yang berujung kepada wirausahaa dalam bidang jurnalistik” ujarnya.

Selesai pak Erwin menjelaskan pandangan nya, selanjutnya pak Firman memberikan gambaran bahwa pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Mengajar (MBKM) ini dilandasi dari berbagai kondisi nasional yang berdampak pada perubahan kurikulum, selain itu beliau menambahkan dalam perpektif humas “kemampuas menulis artikel, laporan berita dan konten website merupakan beberapa kemampuan dasar yang harus dimiliki sebagai seorang humas, bahkan disini juga mahasiswa pasti akan dilibatkan dalam penyusunan buku di sebuah instansi” sautnya.

Saran terakhir diberikan oleh kang Dadan selaku Produser MNC Media sekaligus dosen Stikom Bandung, “mahasiswa pada saat ini dituntut untuk bisa bekerja sebagai apapun, seperti produser, cameramen, program direktur dan masih banyak lagi, hal ini diakibatkan karena adanya pergeseran pola industri yang cepat” ujarnya. Bahkan beliau pula menambahkan “jika dikaitkan dengan perkembangan industry yang pesat, hendaknya diditikberatkan pada pekerjaan editor video, karena dengan itu mahasiswa bisa berlari ke arah konten kreator ataupun youtber” jelasnya lebih dalam.

Setelah saran selesai diberikan Adapun diskusi mengenai beberapa mata kuliah yang bisa diadopsi dan ditambahkan pada semester atas yang cederung kepada pembelajaran secara praktik, setelah berdiskusi didapatkan dalam konsentrasi humas mata kuliah kemampuan penulisan berita dijadikan salah satu usulnya, sedangkan dalam konsentrasi jurnalistik mata kuliah mengenai expert journalism seperti jurnalisme Kesehatan, jurnlisme oleharaga bisa dijadikan sebagai mata kuliah baru dalam pelaksanaan kurikulum ini, danyang terakhir dalam konsentrasi penyiaran terdapat usulan mata kuliah sepeti grafis dan juga riset penyiaran.

Pada akhirnya pelaksanaan fdg ini diakhiri dengan ucapan terimakasih yang disampaikan oleh ketua Prodi Ilmu Komunikasi dengan harapan pelaksanaan fgd bisa membantu dalam penyesuaian kurikulum terbaru, terakhir foto bersama dilakukan untuk penanda bahwa pertemuan ini sudah selesai.

*RA*

Language
Scroll to Top