Bandung – UPI, Menindaklanjuti draft dan arahan dari pihak universitas terkait kurikulum 2021 pihak Jurusan ilmu komunikasi mengadakan forum group discuission (FGD) bersama para alumni ilmu komunikasi yang berkenan hadir pada tanggal 31 Juli 2021. Pada dasrnya ada 3 sesi yang dilaksanakan dalam fgd kali ini pertama pembahasan dan penjelasan megenai rekapitulasi kurikurum, yang kedua mengenai keterampilan mahasiswa setelah lulus nanti dan terakhir akan membahas mengenai sebaran kuliah dalam kurikulum yang baru ini.

Kegiatan yang berlangsung kurang lebih selama 3 jam 23 menit ini dimoderatori oleh Muhammad Endriski dan diawali oleh penjelasan mengenai rekapitulasi kurikulum. Hal ini dijelaskan pada awal pertemuan oleh Tito Edy P, M.Si yang menyebutkan bahwa “kurikulum yang sekarang itu mahasiswa diberikan dua jalur pada konsepnya, pada semester satu hingga lima mahasiswa wajib di kampus, namun setelah masuk ke semester enam dan selanjutnya mereka bisa memiliki kebebasan dalam memilih program” ujarnya.

Hal itu sesuai dengan pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang turut bisa dikonversi dalam pelaksanaan perkuliahan dalam pelaksanaan MBKM ini Pak Tito selaku ketua pelaksana dalam kegiatan menjelaskan “ada 8 program diantaranya magan, penelitian, pertukarang pelajar, projek mandiri, wirausaha, kkn, dan masih banyak lagi”.

Selain itu ada beberapa hal yang dikhawatirkan, diantaranya karena mahasiswa tidak mendapatkan apa yang ia inginkan di kampus, MBKM dijadikan pintu emergency dalam memenuhi kebutuhan itu, oleh karena itu jurusan mengundang para alumni dalam pelaksanaan fgd ini demi melihat berbagai kebutuhan dalam penyesuaian kurikulum 2021 untuk memperoleh hasil yang maksimal.

Adapun beberapa perubahan yang terjadi dalam pergeseran kurikulum ini, diantaranya ada beberapa mata kuliah pada awalnya 4sks menjadi 2 sks, selain itu  mata kuliah berbasi prodi yang pada awalnya ada 90 hingga 100 sks sekarang hanya 66sks, dan yang terakhir mata kuliah penjurusan yang awal mula nya 40 sks sekarang hanya 24 sks. Perubahan ini disampaikan oleh pak Tito selaku ketua pelaksanaa dalam pelaksanaan fgd kali ini.

Setelah pemaparan selesai, ada beberapa saran dari alumni yang disampaikan, diantaranya dari Fasha Rouf “dalam data yang diteliti oleh kemendikbud bahwa mahasiswa saat ini leih banyak ingin magang di dunia industri, dan paling rendah itu pada bidang kemanusiaan” ujarnya. Oleh karena hal ini pula terdapat saran yang ditekankan “apa yang sebenarnya ingin dikejar mahasiswa ilmu komunikasi UPI setelah menjadi lulusan, menjadi praktisi atau berbasis peneliian”.

Menanggapi hal tersebut fgd berlangsung untuk membahas berbagai kebutuhan yang akan disesuaikan dan disediakan oleh pihak jurusan dalam memfasilitasi mahasiswanya. Selain itu Adapun beberapa saran terkait beberapa kemampuan yang harus dimiliki mahasiwa “mengecek plagiarism dalam dunia digital, mencoba, kemampuan mengelola media sosial, analisis data, dan masih banyak lagi” ujar Nurul dalam pertemuan fgd kali ini.

Setelah selesai dilaksanakan 3 sesi bersama para alumni, rencananya pihak jurusan akan melakukan fgd kembali bersama para pakar sesuai keilmuan nya, hal ini dilakukan untuk melihat bagaimana kebutuhan dari berbagai sudut pandang. Sebelum pertemuan ditutup ucapan terimakasih disampaikan oleh Ahmad Fahrul Muchtar A, M.Si selaku ketua prodi Ilmu komunikasi dan foto bersama menjadi penutup ajang fgd dan silaturahmi bersama alumni ini.

*RA*

Language
Scroll to Top