BG WEB copy

1477373678515

Acara bertajuk “Puncak Kreasi Masa Bimbingan Mahasiswa” resmi menutup Time to Guide (TTG), rangkaian pertama Kaderisasi Mahasiswa Baru Ilmu Komunikasi Universitas Pendidikan Indonesia (IKOM UPI) 2016. Seluruh mahasiswa baru IKOM UPI menampilkan kreasi seninya di Auditorium lantai 6 Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) UPI, Sabtu (22/10).

Selain kreasi seni berupa unjuk bakat, para mahasiswa baru juga diharuskan membuat sebuah film pendek dengan ide dan kreativitas masing-masing. Film dan kreasi seni dinilai langsung oleh Bidang Pengembangan Sumber Daya Organisasi (PSDO), redaktur, dan editor.
Ketua koordinator TTG 2016, Putri Hikari Syaumi (20), mengatakan bahwa tahun ini, Bidang PSDO kembali mengusung tema “Jurnalistik” pada tahapan pertama kaderisasi dengan mahasiswa baru berperan sebagai wartawan, “Mabim tahun ini tetap bertemakan Jurnalistik, dengan segala tugas yang diberikan tujuan kami adalah mengenalkan kepada mereka bagaimana menjadi wartawan dan ilmu apa saja yang akan mereka tekuni.

Dari tahun ke tahun kami selalu menjaga agar nilai kaderisasi sesuai dengan bidang keilmuan kami yaitu Ilmu Komunikasi.”
Sebanyak 94 orang dinyatakan lulus tahap ini dan akan mengikuti tahapan selanjutnya yaitu Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) pada 11, 12 dan 13 November. Ketua Bidang PSDO, Akbar Lazuardi (20) mengatakan bahwa TTG merupakan hal yang vital dalam kaderisasi karena akan menentukan bagaimana sikap mahasiswa baru terhadap tahapan-tahapan selanjutnya.
“Mabim adalah awal di mana teman-teman panitia mencari karakter para peserta. Bagaimana redaktur akan melakukan pendekatan kepada wartawan, di sini juga editor pertama kali mengoreksi wartawan, dan kami Bidang PSDO juga mencoba mencari cara terbaik agar bisa menumbuhkan kepercayaan di TTG. Ketika mabim dianggap kurang baik, dikhawatirkan muncul ketidakpercayaan pada tahapan-tahapan selanjutnya. Kami bersyukur dari minggu pertama sampai hari ini semuanya berjalan lancar,” tutur Akbar.
Peserta TTG, Zahra P Nabilla (18) juga mengungkapan kegembiraannya mengikuti TTG, “Menyenangkan sekali. Temanya bagus dan kepake banget, kami bisa tahu bagaimana seorang wartawan dalam memproduksi suatu berita. Mulai dari mencari beritanya, meliput, sampai menulis. Minggu kedua yang paling seru, di pos Bidang Minat Bakat permainannya unik banget bikin kami jadi kompak.”
Hari terakhir TTG ditutup dengan pemberian penghargaan kepada kelompok 7 sebagai kelompok terbaik, kelompok 10  dengan film pendek terbaik, dan kelompok 7 & 8 dengan kreasi seni terbaik, serta penobatan Syarifudin dan Zahra P Nabilla yang terpilih sebagai Putra dan Putri TTG 2016. Selamat kepada para pemenang!