Meski berhasil mengalahkan Middlesbrough dengan skor 1-3 di Stadion Riverside, dan beranjak dari posisi-6 klasemen sementara Liga Premier akhir pekan lalu, Manajer Manchester United, Jose Mounrinho isyaratkan menyerah dari perburuan trofi Liga Premier. Pelatih asal Portugal ini menilai trofi Liga Eropa menjadi target utama The Red Devils musim ini.

Mou, sapaan akrabnya, menambahkan jika anak asuhnya berhasil meraih trofi Liga Eropa, berarti target untuk mendapatkan tiket Liga Champions dapat terealisasi. Selain itu, United berhak melakoni pertandingan Piala Super Eropa tahun depan, menghadapi juara Liga Champions. Kendati demikian, pelatih berusia 54 tahun ini menginginkan tim besutannya berada di posisi ke-empat klasemen akhir Liga Premier.

“Jika saya bisa memilih, saya akan memilih Liga Europa daripada mengejar posisi keempat untuk mendapatkan tiket Liga Champions.  Trofi Liga Eropa merupakan prestise dan itu berarti kita dapat memainkan pertandingan Piala Super Eropa tahun depan” ujar Mou, Minggu 19 Maret 2017 waktu setempat seperti mengutip situs resmi klub.

“Kami memiliki lebih banyak risiko dan kami juga bisa tidak memenangkan Liga Europa, jadi kami harus meletakkan segala sesuatu di Liga Premier dan mencoba untuk menyelesaikan pertandingan untuk berada di posisi ke-empat,” tambah Mou.

Menyerahnya Mou dari perburuan trofi Liga Priemer musim ini bukan tanpa alasan. Saat ini, United berada di posisi ke-lime klasemen sementara Liga Premier dan terpaut empat poin dari Liverpool di posisi ke-empat, dan tertinggal 17 poin dari pemuncak klasemen, Chelsea.

Hingga pertandingan ke-27 Manchester United sangat akrab dengan hasil imbang. Seperti yang tercatat di soccerway.com, The Red Devils mengakhiri sepuluh pertandingan dengan hasil imbang. Sama dengan torehan Middlesbrough yang berada di peringkat-19. Artinya, tim besutan Mou harus kehilangan 20 puluh poin dari hasil imbang.

Mantan pelatih Chelsea ini pernah menuturkan jika United adalah tim yang paling tidak beruntung. Pasalnya, United kerap mendapatkan satu poin saat pertandingan dikuasai oleh mereka. 42 gol, 23 kemasukan, dan 52 poin yang diraih hingga pertandingan ke-27 memaksa Mou untuk melupakan trofi Liga Primer musim ini.  (Okky Ardiansyah).